Sudah menyerah di perhelatan dunia penulisan online? Ya, banyak sudah yang memilih untuk mundur perlahan atau malah dalam selangkah langsung tak diketahui keberadaannya. Gak cuma dari personal blog, micro blogging, sampai web yang besar sekalipun ada yang bernasib serupa harus menelan pil pahit entah karena kalah pamor, kalah support, kalah dana, dan sebagainya. Dari sekian banyak yang sudah tumbang tentu saja dari para pejuangnya masih memiliki sejumlah semangat untuk membangkitkannya kembali seperti pada masa jayanya dulu. Dengan bermodal sedikit keberanian, koneksi dan uang maka dimulai kembali perjuangan. Seperti halnya blog ini yang kupakai buat nulis gak jelas, dari domain timpakul.net yang sudah tumbang karena banyak faktor dari pihak vendor dan juga sayanya yang sering malas menulis dan memilih menjauh untuk mencari ladang lain yang masih bisa digarap. Tapi kenyataannya sekarang kembali lagi dengan domain baru yang mana konten blog nya lebih untuk cerita – cerita gak jelas bahkan judul sama thumbnail jadi mirip clickbait. Teman seperjuanganku yang bisa dibilang pejuang Kopidev juga merasakan hal yang sama. Sempat “dipaksa beristirahat” sejenak karena banyak hal di real life yang tidak bisa dikesampingkan dan para penghuninya yang berada di jalannya masing – masing. Bisa dibilang pada masa 1 tahun pertama Kopidev langsung berjaya sejak awal kemunculannya, berbekal logo yang menarik, sering jadi media partner dalam event – event di acara developer di Jawa Timur, lihai menarik minat para indie developer atau programmer untuk bermitra atau apa saja selama itu saling menguntungkan. Tapi setelah itu karena semakin banyak kegiatan di kampus maupun pekerjaan di kantor oleh penghuninya, Kopidev terasa hampa karena aktivitasnya jadi semakin berkurang setiap harinya. Dari yang sebelumnya aktif bahkan sampai bingung untuk mengatur event yang mereka adakan atau partner mereka, dalam waktu yang cukup singkat eksistensinya menjadi seperti sebelum dia ada, jadi kosong. Tepat bulan mei 2017, postingan terakhir yang di share via fans page di Facebook dan setelah itu hanya ada repost atau mengirim gambar saja selama beberapa waktu, bahkan jeda waktu antar post cukup jauh seperti bulan januari ke bulan desember yang jauh, sedangkan gak seperti dari desember ke januari terpaut singkat. Secara tiba – tiba ada gembar – gembor bahwa Kopidev akan kembali lagi dengan sesuatu yang baru, selain domain yang baru karena peralihan dari Kopidev.com jadi Kopi.dev, tampilannya yang (mungkin) juga berbeda dari sebelumnya karena terlihat lebih simple, dan juga (kemungkinan) mencari kontributor untuk menjadi penulis disana.
Homepage KopiDev
Update by Owner
Lalu selama 2 tahun terakhir kemana aja? Ya ini hanya bisa dijawab oleh owner nya sendiri dan pasukan Kopidev lainnya yang memilih “meninggalkan rumahnya” dan menjadi mandiri. Walaupun lambat laun nasib yang dialaminya juga serupa karena harus beristirahat juga tanpa mengetahui apakah akan bangkit lagi atau diam selamanya dan hanya jadi penonton saja. Memang untuk bangkit kembali tidaklah mudah, bahkan tingkat kesulitannya hampir mirip seperti halnya ketika baru mulai dari start, sama – sama memerlukan banyak usaha dan modal untuk itu. Bahkan ada yang bilang lebih mudah karena kita sudah menemukan pola dan jalurnya untuk berjalan. Tapi ingatlah, untuk memulai kembali ini seperti halnya bermain game yang kita lanjutkan dari check point setelah mengalami kematian. Kita harus bisa lebih baik dari sebelumnya dan jangan sampai terjebak oleh hal yang sama apalagi sampai jatuh di tempat yang sama yang mengakibatkan orang lain mendepak dan memaksa untuk beristirahat kembali.

2 thoughts on “Bangkit Dari Peristirahatan

  1. Tulisan yang sangat indah bro ferry. Sekoga kita dapat menjadi penulis sejati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *