Memang sudah waktunya untuk menyudahi semua ini. Semua hal yang dilalui seakan tak berasa terutama karena memang kita yang menyadari dan memahami akan kelanjutan dari kehadiran di waktu itu.

Semua dimulai ketika kita mulai bisa menghirup aroma sekitar yang terkesan harum tapi ternyata tidak semanis itu. Betapa naifnya kita karena berpikir bahwa semua bisa berjalan mulus hanya dengan menuangkan semuanya kedalam satu wadah yang sama. Ternyata tidak perlu waktu lama, halangan pertama berupa gangguan dari makhluk sekitar yang sebenarnya tidak berniat mengganggu, hanya saja karena instingnya yang menuntun untuk melakukan hal tersebut. Semakin lama, gangguan semakin banyak. Bukan hanya dari faktor makhluk sekitar tapi juga dari kondisi alam yang juga mendukung untuk melakukannya.

Setiap waktu yang dilalui pada awalnya banyak dilakukan dengan kesia – siaan diakibatkan oleh suasana yang mendukung untuk melakukan hal – hal semacam itu.

Setelah beberapa waktu kita sendiri akan melupakannya apa yang sudah dicari atau dilakukan sebelumnya karena hal lain yang mengalihkan pandangan. Apakah masih ada kemungkinan untuk mengingatnya lagi? Tentu bisa, tapi harus dengan sedikit usaha yang tidak selalu berjalan lurus dan belum tentu mencapai titik akhirnya.

Tidak lama setelah itu kita akan menemui sebuah titik tengah dan dipaksa untuk memulai hal baru dari titik tersebut. Tapi tidak semua akan merasakan bagaimana rasanya berdiri tepat di titik itu karena banyak faktor X seperti halnya mereka yang sudah menemukan yang dicari dan mengakhiri pencarian selama ini. Tapi ada juga yang mencapai titik tersebut dan tidak bisa bertahan untuk tetap berada di garis yang ditunjukkan sehingga harus mengambil jalan pintas untuk pindah jalur, entah itu jalan pintas menuju titik akhir atau harus mengulang lagi dari awal tetapi dari titik yang berbeda.

Entah seperti apa yang akan kita lalui karena pada akhirnya semua akan berada di satu titik yang sama, yaitu titik tujuan yang terdapat sesuatu yang selama ini entah secara sadar dicari atau tidak. Karena secara tidak sadar semua akan dituntun untuk mengarah kesana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *