Buat yang sudah biasa menggunakan Visual Studio dan ingin untuk kebolehan dalam sesi live coding biasanya harus menggunakan aplikasi tambahan lain untuk video call dan share desktop. Ada yang hanya bisa share memang ini terkesan lebih mudah karena para pengguna lain bisa mengakses menggunakan perangkat lain seperti smartphone atau tablet ketika berada diluar dan lepas dari alat perangnya yaitu monitor, mouse dan keyboard.

Untuk yang di dunia pendidikan juga hal ini sangat membantu sekali, karena selain membantu pengajaran seperti demo project / live coding antar siswa atau pengajar ke siswanya. Walaupun jatuh – jatuhnya ini jadi mencontek karena bisa di copy – paste oleh peserta live lainnya. Tapi bisa diakali dengan mode read only sehingga orang lain hanya bisa melihat tanpa bisa melakukan perubahan apapun.

Untuk tim yang mengerjakan proyek pengembangan aplikasi juga membantu karena bisa langsung melakukan koreksi source code antar anggota dan perbaikan saat itu tanpa harus menunggu.

Tapi fitur sebagus ini juga ada syaratnya, yaitu di perangkat client / peserta harus sudah terinstall Visual Studio 2019 atau Visual Studio yang mendukung Live Share. Sehingga ketika ingin berbagi ya semua orang wajib di depan komputer masing – masing dengan Visual Studio yang ada disitu.

Sebenarnya Live Share sudah ada dan bisa dinikmati di Visual Studio 2017 dan Visual Studio Code, tapi harus mengunduh ekstensi tambahan terlebih dahulu sedangkan di Visual Studio 2019 fitur ini sudah built in dan tidak perlu menambah ekstensi apapun.

Gif by Jon Chu (@Microsoft Dev Blog)

Dikutip dna diterjemahkan dari Microsoft Dev Blog, artikel yang di post oleh Jon Chu dengan judul Visual Studio Live Share for real-time code reviews and interactive education, “Setelah Visual Studio Live Share diterapkan di dunia pendidikan dan mendapatkan begitu banyak respon mengenai fitur ini, ditambahkan lah beberapa fitur tambahan seperti:

  1. Jumlah peserta live stream yang ditambah menjadi 30 orang, karena di US rata – rata per kelas di isi oleh 30 siswa yang mana ini dapat memberikan mereka tata cara coding secara bersama sama di hadapannya secara langsung.
  2. Menambahkan fitur read-only yang mana untuk mencegah adanya siswa yang tidak sengaja menekan keyboard di saat sesi sedang berlangsung.
  3. Mengizinkan orang untuk bergabung tanpa akun Microsoft atau GitHub.
  4. Menambahkan efek yang aktif ketika sesi live sedang berjalan, cara ini efektif untuk yang terdapat banyak coding didalamnya untuk memberi tanda fungsi atau variabel.
  5. Adanya fitur live chat, sehingga bisa mengajukan pertanyaan yang langsung spesifik tanpa harus mencari – cari bagian yang dimaksudkan.

Perkembangan teknologi semakin kesini semakin maju, hal itu pula menuntut semua orang yang terlibat didalamnya untuk lebih banyak belajar dan berinovasi. Seperti halnya yang dilakukan oleh Visual Studio dengan menambahkan Live Share yang sebenarnya bisa dilakukan dengan alternatif seperti penjelasanku di awal tulisan ini dan untuk berbagi coding bisa menggunakan GitHub.

Tapi mereka lebih memilih untuk menambahkannya kedalam Visual Studio secara langsung. Karena yang namanya sebuah inovasi tidak selalu mengenai hal besar yang kehadirannya mengguncang dunia. Bisa saja dari hal kecil dan remeh menurut orang sedangkan itu bisa saja berarti besar dan sebuah lompatan besar untuk mereka yang menciptakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *